Rabu, 11 Mei 2016

My Beautiful Liar


"Aku paling benci dibohongi, dalam bentuk apapun jenis kebohongan."
***
Aku masih terpaku melihat jasadnya yang kini telah tertanam rapi. Taburan bunga-bunga di atas kuburnya tak sanggup mengobati segala luka dan kehilangan yang kurasa. Wangi semerbaknya tak mampu tertembus indra penciumanku yang tlah penuh dengan ingus tangisku. Aku masih meneteskan air mata. Kakak perempuanku tak kalah kalutnya denganku. Bahkan, dia berulang-ulang pingsan. Aku masih lega karena aku terlahir sebagai lelaki, buka perempuan yang mudah pingsan. Tapi jika itu bisa membuatku tenang, aku memilih menjadi perempuan agar bisa pingsan menerima kenyataan dan terdiam dalam kesunyian mencari keadilan Tuhan.

Minggu, 08 Mei 2016

Badai Yang Ditunggu Arini


Senja menampakkan elegi sore dengan begitu memesona. Semburat jingga cahayanya menyatu dengan garis batas langit dan laut pantai selatan. Panorama yang sempurna sebagai bukti kuasaNya. Deburan ombak masih setia mengiringi mentari pulang. Dan sebentar lagi, sang rembulan akan datang bersama kawanan bintang-bintang.

Selasa, 03 Mei 2016

Surat Untuk Pemilik Rusuk yang Hilang


Teruntuk dirimu yang masih dalam penantian....
Aku yakin kaupun tau bahwa aku terlahir dari rusukmu. Tapi mengenai parasmu, mengenai sifatmu, mengenai dirimu, aku tidak pernah tau. Bukan, aku belum tau. Hanya Allah Yang Maha Tau. Kini, setelah 24 tahun berlalu, aku lantas mencarimu. Tidakkah kau telah puas mengarungi kehidupan sendirian? Sampai kapan kau membiarkanku berdiri sendirian? Tidakkah kau ingin menjemputku menjadi pelengkap rusukmu? 24 tahun menunggu adalah bukti kesetiaanku padamu, pemilik rusukku...
 
Pernah, sekali aku mengira telah bertemu denganmu. Kukira dialah belahan jiwaku. Hingga Tuhan memisahkan, aku sadar kau masih menjelajah di luar batas kehidupan. Allah, Dialah yang menguatkanku ketika aku merasa kehilangan, kecewa, juga terluka. Dan aku masih menunggumu dengan sangat berhati-hati. Tak ingin mengecewakanmu yang pernah sekali kukhianati.